Garis Waktu Kebajikan
Peradaban Kuno 2,000 — 100
-
Zaman Mitos
+- 2000 SKPeradaban manusia pertama yang menyembah entitas elemental dan primordial. Belum ada konsep "Kebajikan" atau "Kebatilan" yang terstruktur. Sihir bersifat liar dan merusak.
-
Bangkitnya Kekaisaran Timur
800 SKSebuah kekaisaran besar berdiri di tempat yang kini menjadi Anatolia Nova. Mereka membangun "Kastil Agung" sebagai pusat pertahanan melawan serbuan monster dari utara.
-
Bencana Angin Muson Selatan
350 SKPerubahan iklim magis yang drastis menghancurkan jalur pertanian di selatan. Aegyptus Kuno mengalami kekeringan massal, memicu migrasi besar-besaran dan perang saudara perebutan sumber air.
-
Runtuhnya Kastil Agung Konstalasi Utara
100 SKAkibat korupsi internal dan serangan dari suku-suku barbar Hyperborea, Kastil Agung runtuh. Pengetahuan kuno banyak yang hilang atau terbakar. Dunia masuk ke dalam "Abad Kekacauan" selama satu abad.
Era Penaklukan 50 — 5
-
Berdirinya Kerajaan Makedonia
50 SKDi tengah kekacauan, sebuah kerajaan militer kecil namun disiplin bangkit di barat. Mereka menolak sihir liar dan mengandalkan strategi serta kekuatan fisik.
-
Kelahiran Sang Agung, Alexander
30 SKAlexander lahir. Diramalkan oleh sosok musafir asing sebagai sosok yang akan mengakhiri kekacauan.
-
Perang Penaklukkan dan Penyatuan
20 SK - 5 SKAlexander memulai kampanye militernya. Ia tidak hanya menaklukkan, tetapi menyatukan suku-suku yang bertikai di bawah satu hukum. Ia menaklukkan Gallea, Hesteria, dan Anatolia.
Era Ekspedisi -1 — 50
-
Ekspedisi di Lembah Akhir
1 SKAlexander dan pasukannya, dipandu oleh Qasim, mencapai pusat benua yang belum terpetakan. Mereka menemukan "Lembah Akhir" dan Mata Air Keabadian. Alih-alih meminumnya untuk keabadian diri sendiri, Alexander memilih untuk menggunakannya sebagai fondasi dunia baru.
-
Masa Pembangunan Peradaban
1 EKAlexander meletakkan batu pertama House of Wisdom di atas akar Pohon Kehidupan. Kota Agathon mulai dibangun. Kalender E.K. dimulai.
-
Ekspedisi Pencerahan dan Kebajikan
10 EKPara sarjana dikirim ke seluruh penjuru dunia (Sarmatia, Indus, Thulean) bukan untuk menaklukkan dengan pedang, tapi untuk mengumpulkan buku, gulungan, dan artefak yang selamat dari Zaman Kuno.
-
Kematian Alexander dan Berdirinya Dewan
25 EKAlexander wafat. Ia tidak menunjuk satu penerus, melainkan membentuk "Dewan Kebajikan" yang terdiri dari perwakilan setiap region.
-
Penulisan Pakta Aequitas dan Aethelgard
50 EKHukum dasar Aethelgard ditulis. Menetapkan batas-batas wilayah (Region) dan hak otonomi setiap bangsa di bawah naungan moral House of Wisdom.
Era Kebajikan
-
Pembangunan Jalur Kebajikan
150 EKJalan raya batu yang menghubungkan Aethelgardia, Gallea, dan Hesperia selesai dibangun. Perdagangan meledak.
-
Berdirinya Katedral Agung
300 EKDi Hesperia, Katedral raksasa untuk Temperantia dibangun, menjadi pusat spiritual kedua setelah Agathon.
-
Revolusi Magitech Awal
450 EKPenemuan Golem Buku pertama di Nordica Regia, yang kemudian diadopsi oleh House of Wisdom sebagai penjaga.
-
Wabah Ketamakan (The Gilded Plague)
600-1000 EKSebuah penyakit kutukan menyebar dari Parthian Marches. Orang yang terinfeksi menjadi gila harta (Avaritia Disease). Ekonomi benua hampir runtuh. House of Wisdom turun tangan dengan karantina sihir.
-
Perang Saudara Utara
800 EKThulean Reach dan Nordica Regia terlibat konflik perbatasan selama 50 tahun. Ini adalah perang besar pertama sesama penganut Kebajikan. Fortitudo disalahartikan menjadi agresi.
-
Hilangnya Kontak dengan Insulae Fractae
950 EKWilayah kepulauan selatan tiba-tiba meledak dalam badai magis dan terputus dari benua utama. Diduga akibat eksperimen sihir terlarang (Vanitas).
-
Reformasi Kurikulum
1200 EKHouse of Wisdom membuka pintunya lebih lebar untuk ras non-manusia (Orc, Goblin yang beradab) untuk belajar, memicu perdebatan konservatif vs progresif.